Launching Kampung Moderasi Beragama Kota Singkawang Tahun 2023

10
Agu 2023
Kategori : Berita
Penulis : humas
Dilihat :639x

Singkawang. Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama Binaan Penyuluh Agama Islam di Kelurahan NyarumkopKecamatan Singkawang Timur dan Kelurahan Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan pada hari Rabu (09/08) di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang.

Kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama dihadiri oleh Pj. Walikota Singkawang, Drs. H. Sumastro, M. Si, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, didampingi Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar, Kabid Penais dan Pemberdayaan Ziswaf Kemenag Kalbar,  Kabid Urais Kanwil Kemenag Kalbar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten se-Kalbar, Ketua DPRD Kota Singkawang, Dandim Kota Singkawang, Kapolres Singkawang, Kajari Singkawang, Pengadilan Agama Singkawang, Camat Singkawang Timur, Camat Singkawang Selatan, Lurah Nyarumkop, Lurah Sijangkung, Ketua Pokjaluh Kota Singkawang, serta Kepala KUA dari masing masing Kecamatan beserta seluruh unsur Forkopimda dan diikuti kurang lebih 200 orang peserta yang terdiri dari unsur tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Singkawang. Pelaksanaan kegiatan ini yang dirangkaikan dengan Dialog Kerukunan Umat Beragama dan dimeriahkan juga dengan berbagai pagelaran, diantaranya ; Persembahan Tarian Multi Etnis dan Pantun Moderasi Beragama serta Atraksi Barongsai, pemutaran video KMB selanjutnya di mulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama, kemudian di lanjutkan dengan Do’a Lintas Agama serta Pembacaan SK Penetapan Kampung Moderasi Beragama dan Pembacaan Ikrar dari Tokoh Masyarakat dan Agama dilanjutkan dengan laporan Kakan Kemenag Singkawang dan Sambutan Pj. Walikota serta Kakanwil Kemenag Kalbar sekaligus membuka acara.

Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang, Drs. H. Muhlis, M.Pd menjelaskan dalam laporannya bahwa pelaksanaan Launching KMB diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar Kemenag dalam menciptakan suasana masyarakat yang rukun dan harmonis antar masyarakat beragama. Jadi dari kampung moderasi ini diharapkan masyarakat tidak melihat agamanya apa suku apa sehingga tidak ada diskriminasi dan semakin tercipta suasana yang rukun dan harmonis antar umat beragama lainnya,” jelasnya. Ia juga menuturkan Kemenag Kota Singkawang melalui beberapa Pokja yang dipercayakan, telah mengadakan survei dari seluruh kelurahan di setiap kecamatan, untuk menentukan layak tidaknya suatu kelurahan tersebut. Dan ditetapkanlah dua Kelurahan ini masuk kedalam kategori Kampung moderasi beragama, didalamnya beragam Agama dan suku budaya yang tetap mempertahankan adat istiadat tapi tidak pernah terjadi konflik yang dilatarbelakangi masalah agama, serta hubungan kerjasama antara masyarakat pemeluk agama dengan Pemerintah Daerah (dalam hal ini pihak Kelurahan), telah terjalin dengan baik dan harmonis sebagai pelopor pokja KMB yakni Kelurahan Nyarumkop Kecamatan Singkawang Timur dan Kelurahan Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan”, tuturnya. Namun pada dasarnya semua Kelurahan di Kota Singkawang sudah siap untuk di Launcing menjadi kampung modernasi beragama dengan indikator Kota Singkawang menjadi Kota tertoleran Nomor 1 di Indonesia, tutupnya.

Selanjutnya, Pj Walikota Singkawang, Drs. H. Sumastro, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan mendukung sepenuhnya kepada dua kelurahan yang baru saja di Launching menjadi Kampung Moderasi Beragama. Beliau juga sangat senang dengan adanya Launching Kampung Moderasi Beragama di Kota Singkawang ini diyakininya memiliki tujuan yang selaras  dengan upaya kita bersama untuk merawat toleransi yang memang sudah berkembang dengan sangat mengagumkan di Kota Singkawang ini.” ucapnya. Tiga kali predikat ini bisa kita raih dan tidak mudah karena branding kota tertoleran ini sangat kuat. Bukan hanya dalam rangka menjaga kerukunan hidup antar masyarakat yang beranekaragam etnis dan agama tetapi juga menjadi jaminan bahwa daerah tersebut nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Termasuk juga jaminan keamanan dan kondusitfitas suatu wilayah untuk berinvestasi.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I dalam sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi Launching Kampung Moderasi Beragama ini menyampaikan bahwa mengatakan bahwa moderasi beragama sudah lama dicanangkan dan digaungkan Kementerian Agama mulai dari era Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dan di masa kepemimpinan Gus Yaqut ini, lebih spesifik lagi serta masuk dalam 7 program prioritas. Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan, pelaksanaan launching kampung moderasi beragama adalah model kampung yang mengutamakan kolaborasi lintas unsur, lembaga, dan lapisan masyarakat yang memiliki tujuan menciptakan beberapa harapan pemahaman di masyarakat sehingga dalam kehidupan masyarakat yang majemuk ada rasa saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain, sehingga memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keragaman, toleran, memperkokoh sikap beragama yang moderat berbasis desa atau kampung,” lanjutnya. Beliau juga menambahkan bagaimana pengaruh kerukunan dan keharmonisan itu terhadap perkembangan pembangunan daerah, karena dampaknya sangat luar biasa, baik itu kemajuan pembangunan umat dan pembangunan daerah. Kalau masyarakatnya tidak rukun dan daerahnya tidak aman maka Investor tidak akan berinvestasi. Kondisi kita yang aman, nyaman, rukun dan toleransi ini tercipta adalah sinergiritas bersama pemerintah dengan masyarakat terutama peran serta  tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat yang senantiasa setiap hari mereka bekerja 24 jam untuk selalu setia menjaga kondusifitas, tutupnya.

Kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragam diakhiri dengan Penandatangan Prasasti Kampung Moderasi Beragama Kota Singkawang tahun 2023. Dan serangkaian dengan kegiatan ini dilaksnakan juga Penyerahan Hibah Tanah dari Pemkot Singkawang kepada Kemenag Kota Singkawang dan berbarengan dengan Penyerahan Sertifiat Halal dari Kakanwil Kemenag Kalbar bagi Pelaku Usaha secara simbolis kepada Ibu Irma Suryani.(MD/skw)