Usahakan kesejahteraan

4
Okt 2023
Kategori : Artikel
Penulis : humas
Dilihat :172x

Oleh: Liu Siang Ha, S.Th*

Yeremia 29:7  “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”

Nats yang kita baca ini adalah pesan Tuhan Kepada umat Israel yang sudah masuk ke tanah pembuangan. Apa itu pembuangan? Selama hidup di tanah mereka sendiri, umat Israel tidak sungguh-sungguh kepada Tuhan. Hal itu mendatangkan murka Tuhan, sehingga Tuhan ijinkan umat Israel dikalahkan bangsa asing seperti Babel, Asyur, Media Persia dan lain sebagainya. Dan Sebagian  besar orang Israel yang hidup dibawa sebagai tawanan perang (sebagai orang pembuangan) atau diasingkan dari tanah kelahirannya sendiri. Hidup di pembuangan pasti tidak enak. Tapi itulah kepedulian Tuhan kita. Allah tetap memperhatikan umatNya melalui nabi Yeremia.

Tuhan mau umat Israel usahakan kesejahteraan kota dimanapun umat itu berada, walaupun sebangai orang terbuang  ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil:

  1. Tuhan selalu peduli

Meski orang Israel berdosa, tidak setia, sembah berhala, tapi Tuhan tetap mau berbicara kepada orang Israel. Tuhan tidak saja bekerja dan berbicara di negeri Isreal di negeri asing pun  Tuhan berkarya. Kuasa dan kasih Tuhan tidak terbatas tempat dan waktu. Tuhan juga mau orang asing tempat orang Israel  dibuang  juga ikut sejahtera, Inilah Tuhan kita sangat peduli.

  1. Tuhan mau kita jadi berkat.

Usahakan lah kesejahteraan kota  dimana kamu berada. Ini sebuah tantangan dari Tuhan. Bagaimana kita mensejahterakan? Yaitu

  1. Lewat karakter kita
  2. Ide dan pikiran kita
  3. Ikut membangun, menjaga kebersihan, tidak menciptakan lingkungan kumuh.

Desa Penglipuran Bali yang indah, terpilih sebagai desa terindah peringkat 3 se-dunia. Ini membuktikan bahwa kebersihan bisa kita upayakan. Kalau Bali bisa, Singkawang juga bisa. Mari menjadi pemancing kesejahteraan, untuk mempengaruhi orang sekitar ikut sejahtera juga.

3 .Doakan lingkungan kita (Yeremia 29:7b)

Waktu kita berdoa syafaat, kita mewakili manusia yang lain untuk berkomunikasi dengan Tuhan.  Doa syafaat maksudnya adalah: kita mewakili orang yang tidak bisa berdoa kepada Tuhan, kita mendoakan mereka, lalu Tuhan bekerja memberkati mereka juga  melalui doa syafaat kita. Itu sebabnya doa syafat penting sekali. Berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan. Dengan mendoakan berarti kita ikut peduli kepada  lingkungan. Dengan mendoakan kita mau kuasa Tuhan bekerja di lingkungan tersebut.

  1. Tuhan mau semua sejahtera (Yeremia 29:7c )

“…Kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu”

Apa rasanya jika disatu lingkungan kita sejahtera sendiri sedangkan sekitar kita miskin melarat. Pasti tidak nyaman kita terkesan egois sombong. Intinya terjadi kesenjangan sosial. Jika kita sejahtera sendiri kita bisa jadi korban  cibiran, hasutan, kedengkian bahkan korban kerusuhan. Kita harus bisa simpati dan empati artinya mampu ikut merasakan apa yang orang lain rasakan;

Sebaiknya:

Jangan tampil menor/ mencolok.

Jangan nyala musik nyaring di jam istrahat.

Jika ada sesuatu yang bisa untuk bersama, kita bagikan.

Jangan pancing/ buat keributan /gosip /isu

Jika orang tenang damai  sejahtera bahagia  kita pun rasakan yang sama.

Penutup

Tuhan mau kita sejahtera. Dimana pun kita berada. Tuhan mau sekitar kita sejahtera dimana pun kita berada. Kiranya Tuhan menolong kita;  memberikan kebangunan rohani di dalam kita berdoa, bukan hanya bagi kita, tapi  bagi kota di mana kita tinggal juga, bagi tempat kita bekerja; dan kita giat mengusahakan sejahtera di mana pun Tuhan menempatkan kita.

*Penulis adalah Penyuluh agama Kristen Kankemenag Kota Singkawang