RAT Tahun Buku 2022 KPRI Al-Barokah

13
Okt 2023
Kategori : Berita
Penulis : humas
Dilihat :425x

Singkawang. Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Al-Barokah Kementerian Agama Kota Singkawang menyelenggarakan Rapat Akhir Tahunan (RAT) Tahun Buku 2022 dan sekaligus Pemilihan Pengurus dan Pengawas KPRI Al-Barokah, yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Drs. Muhlis, M.Pd, Pengurus dan Pengawas serta Anggota KPN Al-Barokah. Acara tersebut digelar di Op Room Kantor Kemenag Kota Singkawang, Kamis (12/10/2023).

KPRI Al-Barokah ini sejak lama berdiri bersifat simpan pinjam, berjalan seiring waktu yang di khususkan hanya untuk ASN lingkup Kemenag Kota Singkawang saja, saat ini di ketuai oleh Nurirwanto, S.Ag selaku Kepala KUA Singkawang Barat. Acara RAT pleno KPRI Al-Barokah diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus oleh Ketua KPRI Al-Barokah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dari semua anggota atas laporan pertanggungjawaban tersebut. Nurirwanto dalam kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf selama menjabat menjadi Ketua hingga kini belum berkesempatan mencatatakan KPRI Al-Barokah ini di badan hukum akta notaris, dikarenakan keterbatasan biaya untuk pengurusannya. Kemudian beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena selalu tertunda untuk melaksanakan RAT Koperasi ini, dan bukan karena kesengajaan tapi karena satu dan lain hal, jelasnya.

Kakan Kemenag Kota Singkawang, Muhlis dalam sambutannya menyampaikan dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dan kerja keras kita wujudkan anggota yang sehat dan koperasi yang kuat, koperasi bisa berkembang dan maju apabila terdapat komitmen dari pengurus dan partisipasi dari anggota. Beliau juga berpesan kepada anggota dalam RAT yang hadir semoga anggota KPRI tetap solid, tetap sehat dan baik mampu mensejahterakan seluruh anggotanya, jangan sampai nanti KPRI ini mati, walau apapun kendalanya KPRI ini tetap harus berjalan, harapnya. Nanti untuk kepengurusan yang baru, penegasan bagi yang masih ada tunggakan pinjaman semuanya membuat pernyataan di atas materai, dengan ketentuan minimal 1 tahun sebelum dia pensiun selesai, dan ditanda tangani semuanya siap untuk dipotong melalui bendahara kantor dari gaji maupun tukin. Mulai 1 November  tidak ada lagi yang tidak dipotong alias tidak ada lagi kredit macet, tegasnya. Selanjutnya Kakan Kemenag selaku Pembina KPRI Al-Barokah secara aklamasi memilih kepengurusan baru KPRI Al-Barokah atas mandat dan persetujuan anggota, dengan tujuan untuk penyegaran dan peremajaan kepengurusan.

Dalam hasil pemilihan pengurus baru KPRI Al-Barokah tersebut, terpilihlah Adri Mico, S.Sos selaku Ketua, Wiwiek Lestari, S.Kom selaku sekretaris, Kiki Puji Lestari, S.E selaku bendahara I dan Irwandi, S.IP selaku bendahara II. Kemudian untuk Badan Dewan Pengawas KPRI Al-Barokah adalah Aliyansah, S.Pd.I, M.Pd, Nurirwanto, S.Ag dan Hj. Rohmawati, S.Pd.I. Selanjutnya Muhlis berharap kepada kepengurusan baru ini dapat membuat program-program dan keputusan yang strategis dan konstruktif sehingga kinerja koperasi kedepan lebih meningkat untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat secara umum. Pesannya kepada pengurus baru, tugas pertama yang harus diselesaikan adalah tentang administrasi ini supaya segera tercatat di akta notaris agar mendapatkan badan hukum, yang kedua adalah menyelesaikan dan menagih bagi anggota yang masih tersangkut dan macet hutang piutang di KPRI Al-Barokah ini, tutupnya.

Sebagai penutup acara, Aliyansah selaku Badan Dewan Pengawas terpilih mewakili pengurus KPRI AL-Barokah terpilih memberikan sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaannya untuk mengemban amanah baru ini, dan secara bertahap pengurus berusaha memperbaiki dan merapikan sistem manajemen usaha, administrasi umum, administrasi keuangan, administaris pengelolaan barang lebih kuat dan mampu serta berusaha untuk mensejahterakan anggota, untuk itu kami mengharapkan kepada anggota unuk lebih peduli dan bersama-sama lebih aktif memajukan koperasi kita ini, pungkasnya. (MD/skw).