Pembinaan Guru PAI tingkat SD se-Kota Singkawang

14
Des 2023
Kategori : Berita
Penulis : humas
Dilihat :306x

Singkawang. Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tingkat Sekolah Dasar se-Kota Singkawang yang sekaligus melaksanakan Pemilihan Ketua dan Pengurus Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Sekolah Dasar di Op Room Kantor Kemenag Kota Singkawang, Rabu (13/12/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Aliyansah, S.Pd.I, M.Pd mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang untuk membuka secara resmi, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam, Hj. Rohmawati, S.Pd.I, Pengawas PAI SD, Asmaradi, S.Ag, Analis Informasi Pengembangan Pendidik/Tendik pada Seksi Pendis, Taufiqqurrachman dan diikuti oleh Guru PAI SD se-Kota Singkawang yang berjumlah kurang lebih 96 orang. Kegiatan pelaksanaan Pembinaan kali ini sekaligus disandingkan dengan Pemilihan Ketua dan Pengurus KKG PAI SD Kota Singkawang.

Dalam pembukaan pembinaan, Kasubbag TU, Aliyansah memberikan arahannya, kepada seluruh peserta pembinaan untuk tetap semangat menjadi guru PAI yang profesional, terus meningkatkan mutu dengan belajar tanpa henti, serta melakukan inovasi-inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik yang dibutuhan oleh peserta didik dan menyesuiakan dengan zaman, ujarnya. Aliyansah juga menyampaikan, jangan jadikan organisasi ini hanya sebagai formalitas belaka, tetapi jadikan organisasi KKG ini sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi, sehingga bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait keprofesian dalam menjalankan tugas belajar mengajar. Minimal dalam KKG ada 4 modul yang menjadi prioritas bahasan  yaitu : Perangkat Ajar, Media Ajar, Sistem Penilian dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), setiap program dilaksanakan dengan kontinu, kemudian di evalusi dan yang terpenting  tindak lanjut dari evaluasi harus dilakukan, jelasnya. Selanjutnya terkait pemilihan Ketua dan Pengurus KKG PAI ini, Aliyansah berpesan bahwa siapapun yang terpilih nantinya harus menjalankan amanah ini dengan ikhlas, mau berkorban baik waktu, pikiran dan mental, agar tujuan organisasi tercapai sesuai harapan, tutupny. (MD/skw).