Kemenag Singkawang Berikan Pengarahan kepada CJH Cadangan Kuota 2025

18
Des 2024
Kategori : Berita
Penulis : humas
Dilihat :479x

Singkawang (Kemenag) – Melalui Penyelenggara Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang mengundang belasan Calon Jemaah Haji (CJH) cadangan kuota tahun 2025 untuk mengikuti pengarahan di ruang Sekretariat Zona Integritas, Rabu (18/12/2024).

Pengarahan yang disampaikan oleh Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Marhola, bertujuan untuk mempersiapkan CJH yang berpotensi berangkat haji pada musim 2025. Kelompok ini terdiri dari CJH yang menggantikan jemaah tunda berangkat, lansia, serta jemaah cadangan.

“Kelengkapan dokumen seperti paspor, pemeriksaan kesehatan, dan persiapan pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) adalah hal yang harus diprioritaskan sejak dini,” ujar H. Marhola. Ia menegaskan bahwa meskipun kuota saat ini masih fluktuatif, peluang keberangkatan jemaah cadangan sangat besar. Oleh karena itu, CJH diimbau untuk segera mempersiapkan segala keperluan agar tidak terjadi kesan mendadak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Marhola juga menjelaskan bahwa pelunasan Bipih kali ini akan dilengkapi dengan surat pernyataan kesiapan. “Surat ini mencakup kesiapan berangkat atau tidak berangkat jika kuota tidak mencukupi, serta opsi menunda keberangkatan bagi yang belum siap tahun ini,” jelasnya.

Syarat pelunasan juga melibatkan surat istitha’ah kesehatan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan P2KB melalui puskesmas masing-masing. Surat ini menjadi bukti bahwa jemaah memiliki kondisi kesehatan yang memenuhi syarat untuk melaksanakan ibadah haji.

Dengan langkah ini, Kemenag Singkawang berharap CJH dapat lebih siap dalam menjalani proses keberangkatan. “Persiapan yang matang adalah kunci untuk memastikan perjalanan ibadah haji berjalan lancar dan khidmat,” tutup H. Marhola.

Langkah ini menunjukkan komitmen Kemenag Singkawang dalam memberikan pelayanan maksimal kepada para CJH, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya persiapan dini bagi mereka yang akan menjalankan rukun Islam kelima. (MD/skw)