Reno Hidayat Beri Nasihat Membangun Rumah Tangga Saat Pandu Pasangan Muda Menjalin Janji Suci

Singkawang (Kemenag) – Suasana penuh haru menyelimuti kediaman Tiwi Pradikawaty di Kelurahan Condong Dalam, tempat berlangsungnya akad nikah antara Tiwi, putri dari pasangan Tambah Produksi dan Sulastri, dengan Roni Ansyah, putra dari Hendra Cindriansyah dan Sri Wijayati. Momen sakral ini dihadiri keluarga besar dan kerabat kedua mempelai yang turut menyaksikan prosesi pernikahan, dipandu langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Singkawang Tengah, Reno Hidayat, Minggu (10/11/2024).
Akad nikah tersebut berlangsung khidmat dengan kehadiran Reno Hidayat sebagai penghulu, yang memberikan sentuhan tersendiri pada momen bahagia ini. Senyum bahagia dan doa-doa dari kerabat yang hadir menambah kesan mendalam bagi pasangan pengantin baru. Reno juga memberikan nasihat pernikahan kepada Tiwi dan Roni, menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis dan dilandasi nilai-nilai agama serta kekeluargaan.
Dalam pesannya, Reno mengingatkan kedua mempelai tentang pentingnya menjaga kesetiaan dan saling mendukung dalam menghadapi suka dan duka kehidupan berumah tangga. “Rumah tangga yang kokoh dibangun dengan saling pengertian dan dukungan. Nilai-nilai agama akan menjadi dasar yang kuat bagi kalian dalam membina keluarga yang harmonis dan penuh berkah,” ucap Reno, memberi wejangan pada kedua pengantin.
Selain nasihat untuk mempelai, Reno juga mengimbau kepada masyarakat agar setiap pasangan yang akan menikah mencatatkan pernikahannya di negara melalui KUA. Hal ini bertujuan untuk memastikan status hukum pernikahan mereka diakui, sebagai bukti sah yang akan melindungi hak-hak kedua pihak di kemudian hari. “Pernikahan yang tercatat di negara tidak hanya memberi ketenangan, tetapi juga memberikan perlindungan bagi pasangan dan anak-anak mereka kelak,” jelasnya.
Dengan nuansa kehangatan dan doa-doa penuh harapan, akad nikah ini mencerminkan nilai-nilai keluarga dan agama yang menjadi pondasi dalam kehidupan pernikahan. Momen tersebut tidak hanya menjadi awal bahagia bagi Tiwi dan Roni, namun juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya melaksanakan pernikahan secara sah dan tercatat di mata hukum. (Reno/skw)

