
Singkawang (Kemenag) – Upaya memperkuat pembinaan keislaman bagi para muallaf terusdigencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkawang Selatan. Salah satunyamelalui kegiatan koordinasi yang dilakukan oleh para Penyuluh Agama Islam dengan tokohmasyarakat setempat, Wan Safarudin atau yang akrab disapa Pak Tukul, di Kampung Passi, KelurahanPangmilang, pada Selasa (05/08/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjalin sinergi antara penyuluh agama dengan tokohlokal demi menyukseskan program pembinaan muallaf yang akan segera dilaksanakan di wilayahtersebut. Diketahui, jumlah muallaf di Kampung Passi mencapai sekitar 40 orang, yang membutuhkanpendampingan keagamaan berkelanjutan guna memperkuat akidah serta pemahaman terhadap ajaranIslam secara mendalam.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Turut hadir dalam kesempatan tersebutpara Penyuluh Agama Islam KUA Singkawang Selatan, antara lain Marsudi, Hidyatussibyan, FadhliArif Baqosih, Rahman Syawal, dan Fahrul Islam. Mereka secara langsung menyampaikan gagasan danrencana teknis program pembinaan yang akan difokuskan pada aspek pemahaman dasar-dasar Islam, praktik ibadah, hingga bimbingan sosial keagamaan.
Kegiatan ini juga turut didampingi oleh Imam Syafi’i, operator KUA Singkawang Selatan, yang membantu memastikan segala aspek administratif dan teknis dapat berjalan dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan baik dari Pak Tukul sebagai tokoh masyarakat di KampungPassi. Dukungan beliau sangat penting agar kegiatan pembinaan ini diterima dan berdampak langsungbagi para muallaf,” ujar Marsudi salah satu penyuluh yang hadir.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pelayanan keagamaan, tetapi juga bagian daripenguatan identitas dan kepercayaan diri para muallaf dalam menjalani kehidupan sebagai Muslim. Kegiatan ini mencerminkan komitmen KUA Singkawang Selatan untuk hadir secara aktif dalammembina umat di berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang baru mengenal Islam.
Dengan sinergi yang erat antara penyuluh agama dan tokoh masyarakat, pembinaan muallaf di Kampung Passi diharapkan menjadi model pembinaan yang inspiratif dan berkelanjutan di wilayahSingkawang. (Dayat/skw)