
Singkawang (Kemenag) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG-PAKat) Kota Singkawang kembali menggelar pertemuan rutinnya pada Kamis (28/08) di SD Santa KlaraNyarumkop. Kegiatan yang diikuti oleh para guru Pendidikan Agama Katolik tingkat dasar inimenjadi momentum penting untuk memperkuat Iman dan Kreatifitas Guru.
Pertemuan rutin ini tidak hanya berfungsi sebagai forum koordinasi, tetapi juga menjadi wadahuntuk meningkatkan profesionalisme guru, mempererat kerja sama, serta berbagi pengalaman danpraktik baik dalam pengajaran Pendidikan Agama Katolik. Selain itu, KKG–PAKat juga berperansebagai forum diskusi untuk merespons berbagai tantangan yang dihadapi guru dalammengimplementasikan kurikulum dan memperkuat nilai-nilai iman Katolik di sekolah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penyelenggara Katolik yang diwakili oleh Pembimbing Teknis UrusanAgama, Gamaliel Ardianus. Dalam arahannya Gamaliel menekankan pentingnya semangatkebersamaan dan keterbukaan dalam kegiatan KKG. “Guru Pendidikan Agama Katolik bukan hanyamengajar pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter Kristiani pada peserta didik. Oleh karena itu, kolaborasi melalui KKG menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Adapun materi yang dibahas dalam pertemuan kali ini meliputi evaluasi pembelajaran, penyusunanperangkat ajar, dan strategi pembelajaran kontekstual. Para peserta juga mendapat kesempatan untukberdiskusi serta merumuskan langkah tindak lanjut terkait penyusunan kisi – kisi soal PTS.
Dalam pertemuan kali ini, sejumlah materi strategis dibahas, mulai dari evaluasi pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, hingga penerapan strategi pembelajaran kontekstual. Para guru jugamendapat kesempatan berdiskusi secara terbuka, berbagi praktik baik, serta merumuskan tindaklanjut penyusunan kisi-kisi soal Penilaian Tengah Semester (PTS). Diskusi yang hidup dan penuhsemangat ini mencerminkan kesungguhan para pendidik untuk terus meningkatkan mutu pengajaran.
Melalui pertemuan ini, guru-guru Pendidikan Agama Katolik diharapkan semakin siap menjawabtuntutan dunia pendidikan yang terus berkembang, tanpa kehilangan esensi utama yakni membentukgenerasi muda yang berakar pada iman dan nilai-nilai Kristiani. Dengan kolaborasi, profesionalisme, serta semangat pelayanan, KKG-PAKat Singkawang diyakini mampu mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul dalam kecerdasan intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman, berkarakter, danmampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (Gama/skw)