
Kapuas Hulu (Kemenag) – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Malam Ta’aruf MusabaqahTilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 yang digelar di Aula Gedung Satu Atap, Kantor Bupati Kapuas Hulu, Sabtu (13/09). Acara yang dihadiri oleh kafilah dari14 kabupaten/kota ini menjadi ajang silaturahmi sebelum dimulainya kompetisi resmi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis, bersama Ketua Dharma WanitaPersatuan (DWP) Kemenag Singkawang, Hj. Masruraini turut hadir mendampingi kafilah Singkawang,yang juga didampingi Kasi Bimas Islam, Miftahul Khair beserta staf dan Kasi Pendis, Hj. Rohmawati. Meski tidak menyampaikan sambutan secara langsung, H. Muhlis menyampaikan harapannya agar MTQ tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah danmenumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. “Kami mendukung penuh partisipasikafilah Kota Singkawang dan berharap momentum ini membawa semangat baru dalam memuliakanAl-Qur’an di masyarakat,” ujarnya.
Ketua Umum LPTQ Kalbar, H. Andi Musa, menegaskan bahwa MTQ bukan semata perlombaan, melainkan juga ajang silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia melaporkan, total pesertatahun ini mencapai 651 orang, sebuah capaian yang mencerminkan semangat tinggi masyarakat Kalbardalam menghidupkan syiar Al-Qur’an.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh kafilah danmemohon maaf jika ada pelayanan yang belum sempurna. “Musim penghujan membuat beberapalokasi tergenang air. Namun kami berharap semangat peserta tidak berkurang. Selamat bertanding danjunjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kalbar, H. Muhajirin, menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai momentum meneguhkan pengamalan nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial. “Kita berharapgenerasi Qur’ani yang lahir dari kegiatan ini mampu membentuk masyarakat madani yang harmonis,”ungkapnya.
Semangat itu juga ditegaskan oleh Sekda Kalbar, Harisson, yang membacakan sambutan GubernurKalbar. Tema MTQ tahun ini, “Menguatkan Generasi Milenial Qur’ani dalam Membentuk MasyarakatMadani yang Harmonis dan Berdaya Saing,” disebut selaras dengan arah kebijakan pembangunandaerah. “MTQ adalah bagian integral dari strategi pembangunan untuk memperkuat moralitas publikdan menyiapkan generasi Qur’ani menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Acara malam itu semakin semarak dengan penyerahan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan kepadaLPTQ Kalbar dan Bupati Kapuas Hulu, serta penyerahan cenderamata dari LPTQ Kalbar kepadasejumlah tokoh. Momen jamuan makan malam pun menjadi ruang keakraban bagi peserta, dewanhakim, panitia, hingga pimpinan daerah.
Kehadiran para pejabat, tokoh agama, dan kafilah dari berbagai kabupaten/kota menegaskan bahwaMTQ adalah wadah kebersamaan. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ XXXIII Kalbar menjaditonggak memperkuat ukhuwah dan menumbuhkan generasi Qur’ani yang siap memimpin peradabandengan cahaya Al-Qur’an. (Humas/skw)