Singkawang (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang melakukan disemiansiteknis atau penyampaian informasi mengenai Early Warning System (EWS) pada lembaga Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se Kota Singkawang pada Rabu (15/10) di Opertaion Room Kantor Kemenag Kota Singkawang.
Di hadapan para kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam, dan para pelaksana pada KUA kecamatan se-Kota Singkawang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Muhlismeminta untuk dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik keagamaan. Hal ini pentingdilakukan supaya potensi konflik keagamaan dapat dicegah. Melalui EWS ini diharapkan KUA dapatmelakukan deteksi dini dan cegah dini. “EWS sangat penting karena memberi kita kemampuanmendeteksi dini potensi konflik. Dengan begitu, KUA tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan aktif menjaga kerukunan. Apalagi saat ini jumlah SDM KUA yang ada di Kota Singkawang sudah banyak, maka KUA harus mampu melakukan deteksi dini permasalahan yang ada di masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Muhlis megatakan dengan dukungan organisasi, SDM, dan sistem kerja yang terintegrasi, KUA diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan keagamaan, tetapi juga garda depan pencegahankonflik sosial. Muhlis berharap agar EWS benar-benar mampu memperkuat kerukunan umatberagama. “KUA harus siap menjadi lokus kegiatan EWS sehingga kerukunan bisa terus terjaga,” pungkasnya.
Semetara itu Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Singkawang Miftahul Khair menyebutkanbahwa kegiatan ini melibatkan 50 orang yang terdiri kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam, dan para pelaksana pada KUA kecamatan se Kota Singkawang. Dalam kegiatan ini peserta melakukandiskusi terkait dengan EWS yang dilaksanakan di KUA, dan disampaikan juga regulasi terkait denganEWS. (Miftah/skw)