
Singkawang (Kemenag) – Mengawali hari pertama kerja di tahun 2026, Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang menggelar Rapat Unsur Pimpinan perdana yang penuh optimisme. Dipimpinlangsung oleh Kepala Kantor, H. Muhlis, didampingi Kasubbag TU, rapat ini bukan sekadar rutinitasadministratif, melainkan momentum transformasi untuk bekerja lebih efektif, efisien, dan melayani, Jum’at (02/01/2026).
Dalam arahannya, H. Muhlis menekankan pentingnya Semangat Baru dalam menghadapi tantangantahun ini. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja lama yang tidak terukur danmulai beralih ke sistem yang lebih transparan dan partisipatif.
Fokus utama dalam waktu dekat adalah peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang akan digelaresok hari. Dengan jeli, H. Muhlis menyoroti detail kesiapan, mulai dari penyambutan tamu VVIP (Kapolres, Kajari, hingga Ketua Pengadilan yang baru), hingga perubahan teknis ruang transit yang kini dipindahkan ke Aula untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para tamu.
“Kita ingin memberikan kesan terbaik. Bukan hanya soal seremoni, tapi soal bagaimana kitamenghargai setiap mitra kerja kita,” ungkapnya. Selain itu, agenda Ramah Tamah Natal pada 6 Januarimendatang juga menjadi prioritas sebagai simbol nyata moderasi dan harmoni beragama di Kota Singkawang.
Kasubbag TU, Aliyansah menambahkan poin krusial mengenai tata kelola organisasi. Tahun 2026 menandai penguatan Cascading kinerja, di mana setiap tugas akan terdistribusi secara adil dan terukurhingga ke level staf pelaksana. Penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) dan Pakta Integritas yang dijadwalkan pada 7 Januari menjadi bukti komitmen ASN Kemenag Singkawang terhadapakuntabilitas.
“Kita tidak ingin administrasi hanya dikuasai satu orang. Setiap pegawai harus tahu apa yang dikerjakannya setiap hari melalui rencana aksi yang jelas,” tegas Kasubbag TU. Langkah ini dibarengidengan penerapan manajemen risiko untuk memitigasi kendala dalam pencapaian target organisasi.
Terkait persiapan keberangkatan kontingen ke Pontianak, rapat menyepakati prinsip efisiensi anggarantanpa mengurangi kualitas partisipasi. Dukungan dari berbagai mitra perbankan diapresiasi sebagaimodal sosial yang memperkuat semangat kebersamaan.
Menutup rapat, H. Muhlis mengingatkan bahwa keberhasilan Pembangunan Zona Integritas (ZI) sangatbergantung pada perubahan pola pikir (mindset) seluruh pegawai. Rapat perdana ini menjadi fondasikuat bagi Kemenag Singkawang untuk terus berinovasi, memastikan kehadiran negara melalui layanankeagamaan tetap prima di tengah masyarakat.
Dengan langkah yang terukur dan semangat yang menyala, Kemenag Singkawang siap menjadikantahun 2026 sebagai tahun prestasi dan pengabdian yang lebih bermakna. (Humas/skw)