Afri Chiba, Santri Pontren Ibnu Taimiyah Raih Juara 3 di Ajang Prapopnas 2024

Singkawang (Kemenag) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Afri Chiba Hiroyuki, santri Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah sekaligus siswa kelas XI Madrasah Aliyah (MA) Ibnu Taimiyah. Ia berhasil meraih Juara 3 pada ajang Prapopnas 2024 Cabang Olahraga Pencak Silat yang digelar di Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/11/2024).
Santri berbakat ini merupakan putra dari Juni Afrizal dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Singkawang yang membawa nama Provinsi Kalimantan Barat di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Afri Chiba Hiroyuki. Ini adalah bukti nyata bahwa santri pondok pesantren juga mampu bersaing di tingkat nasional, tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga di bidang olahraga seperti pencak silat,” ujar H. Muhlis.
Tak hanya itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kemenag Singkawang, Hj. Rohmawati, juga turut menyampaikan kebahagiaannya. “Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Pontren Ibnu Taimiyah, tetapi juga membawa nama baik Kemenag Kota Singkawang. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang,” katanya.
Afri Chiba Hiroyuki telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan diri untuk ajang ini. Latihan keras, disiplin, dan dukungan penuh dari keluarga, sekolah, serta lingkungan pesantren menjadi kunci keberhasilannya. “Saya berterima kasih atas doa dan dukungan dari orang tua, para guru, dan teman-teman. Semoga ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya,” ujar Afri Chiba Hiroyuki dengan penuh rasa syukur.
Kemenangan ini menjadi inspirasi bahwa santri mampu membawa perubahan positif dan berkontribusi dalam berbagai bidang. Dengan semangat dan kerja keras, Afri Chiba Hiroyuki membuktikan bahwa potensi generasi muda Singkawang tak terbatas.
Kemenag Singkawang berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi santri lain untuk terus berkarya, baik di kancah lokal, nasional, maupun internasional. (Liana/skw)

