
Singkawang (Kemenag) – Semangat pagi terasa di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang pada Senin (15/05), saat seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) dengan penuh disiplin mengikuti apel rutin. Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, H. Muhlis, momen ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk memperkuat etos kerja, membangun kedisiplinan, serta mempererat sinergi antarlembaga dalam bingkai pengabdian kepada masyarakat.
Dalam arahannya, H. Muhlis menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh pegawai. Ia menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membangun semangat kolektif dalam menjalankan tugas dan fungsi secara profesional.
“Besok, tanggal 20 Mei bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Sesuai edaran dari Sekjen Kemenag RI, seluruh satuan kerja diwajibkan melaksanakan apel pagi dalam rangka memperingati momentum kebangsaan ini,” ujar H. Muhlis.
Ia menambahkan, pelaksanaan apel Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Kemenag Kota Singkawang akan digelar di halaman kantor pada pukul 07.15 WIB. Seluruh Kepala KUA, Penyuluh Agama ASN, serta Penyuluh dari semua agama yang lulus seleksi P3K diharapkan hadir. Sementara itu, satuan kerja madrasah akan melaksanakan apel serupa di lingkungan masing-masing.
Selain itu, Kepala Kantor juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan, terutama terkait kehadiran di jam kerja. Jangan sampai pada jam-jam masuk setelah istirahat siang masih banyak ruangan yang kosong setelah jam istirahat siang, yang menurutnya tidak sesuai dengan semangat pelayanan publik yang diusung Kemenag.
“Disiplin adalah wujud komitmen kita dalam bekerja. Jangan sampai semangat ini hanya ada di awal, lalu kendor seiring waktu. Ini bagian dari integritas kita sebagai ASN,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Muhlis juga mengajak seluruh pegawai untuk aktif hadir dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Kementerian Agama, khususnya dalam acara-acara keagamaan.
“Jangan sampai kita sebagai bagian dari Kemenag justru tidak hadir dalam kegiatan keagamaan. Kehadiran kita menunjukkan dukungan moral sekaligus kehadiran negara dalam kehidupan beragama masyarakat,” pungkasnya.
Apel pagi ini menjadi refleksi bersama bahwa peran ASN Kemenag tidak hanya terbatas di balik meja kerja, namun juga hadir aktif di tengah masyarakat sebagai pelayan umat yang berintegritas dan berdedikasi tinggi. (MD/skw)