
Singkawang (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang kembali menunjukkankomitmennya dalam memajukan pendidikan madrasah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaanBimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar di Aula PSBB MAN Kota Singkawang, sebuah inovasi kurikulum yang menekankan nilai cinta sebagai pondasi utamapembelajaran, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Singkawang, H. Muhlis, didampingiKasi Pendidikan Islam, Hj. Rohmawati. Dalam sambutannya, H. Muhlis memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kolaboratif tiga madrasah negeri MAN Singkawang yang dipimpin Irwandi, MTsNSingkawang di bawah kepemimpinan Ajat Sudrajat, serta MIN Singkawang yang dinakhodaiMuslimah. Ketiga pemimpin madrasah tersebut bersepakat menghadirkan sebuah pembaharuankurikulum yang lebih humanis dan berorientasi pada pendidikan karakter.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan sekadar konsep, tetapi merupakan pendekatan yang mengajakguru menebarkan kasih dalam setiap proses pembelajaran cinta kepada Allah, sesama manusia, lingkungan, dan ilmu pengetahuan,” ujar H. Muhlis.
Ia meyakini bahwa jika nilai cinta tertanam kuat dalam diri guru dan peserta didik, maka madrasah akan menjadi ruang yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menghangatkan jiwa.
Bimtek yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Dermawati dari Balai Diklat Kementerian Agama Jakarta Pusat. Dalam penyajiannya, beliaumembedah konsep KBC secara menyeluruh, mulai dari landasan filosofis, desain kurikulum, hinggaimplementasi langkah demi langkah di kelas. Para guru tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi, dan saling bertukar pengalaman untuk menemukan cara terbaik menerapkan nilai cintadalam kegiatan belajar mengajar.
Suasana kegiatan berlangsung inspiratif dan penuh energi positif. Para peserta, yang terdiri dari seluruhguru madrasah negeri jenjang Aliyah, Tsanawiyah, hingga Ibtidaiyah, mendapatkan pengalaman belajaryang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnyamenghadirkan kelembutan hati dalam dunia pendidikan. KBC diharapkan mampu menjadi jawabanatas tantangan zaman, sekaligus mengembalikan esensi pendidikan sebagai proses memanusiakanmanusia.
Turut hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini, Hj. Kasmini selaku Kaur TU MAN Singkawang, serta para Pengawas Madrasah, Hj. Idawati dan H. Ehwan. Kehadiran merekamemperkuat semangat sinergi antarunit kerja dalam upaya mewujudkan madrasah yang semakinberkualitas.
Dengan terselenggaranya bimtek ini, tiga madrasah negeri di Kota Singkawang kini semakin mantapmelangkah bersama menuju pendidikan yang penuh kasih, harmonis, dan berdaya. Kurikulum BerbasisCinta diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk terus berinovasi dan menghadirkanpembelajaran yang menyentuh hati serta membentuk karakter generasi masa depan. (Nico/skw)