Evaluasi Penyuluh Katolik: Komitmen Tinggi dalam Pelayanan Umat

Singkawang (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang menggelar kegiatan evaluasi bagi penyuluh Katolik pada Jumat (06/12). Evaluasi ini dipimpin oleh Penyelenggara Katolik, Elisabet Eli Yohanis, yang memberikan arahan strategis serta apresiasi atas dedikasi para penyuluh dalam melayani umat.
Dalam arahannya, Elisabet membahas beberapa hal penting, termasuk optimalisasi penggunaan aplikasi SIP2KAT, perpanjangan kontrak untuk penyuluh non-PNS, serta ajakan kepada seluruh penyuluh untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) yang akan diselenggarakan oleh Kantor Kemenag Singkawang.
“Peran penyuluh sangat penting dalam mendukung pelayanan keagamaan di tengah umat. Kehadiran saudara sekalian di kegiatan HAB nanti akan menjadi bukti komitmen kita bersama untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” ungkap Elisabet.
Evaluasi ini juga mengidentifikasi sejumlah kendala yang dihadapi penyuluh saat melaksanakan tugas di lapangan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat para penyuluh untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Elisabet menekankan bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk terus belajar dan beradaptasi demi pelayanan yang lebih baik.
Selama tahun 2024, berbagai kegiatan pembinaan telah sukses dilaksanakan oleh penyuluh Katolik, di antaranya pendampingan katekumen, pengajaran persiapan penerimaan komuni pertama dan sakramen krisma, hingga penyelenggaraan perlombaan dalam rangka Bulan Kitab Suci. Semua kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari umat, yang merasakan manfaat langsung dari peran aktif penyuluh di komunitas mereka.
“Kami sangat bangga dengan apa yang telah dicapai para penyuluh. Kehadiran mereka benar-benar membawa dampak positif bagi umat, terutama dalam penguatan iman dan peningkatan kualitas hidup spiritual,” tambah Elisabet.
Kegiatan evaluasi ini tidak hanya menjadi ajang untuk menilai kinerja, tetapi juga wadah untuk memotivasi penyuluh agar terus memberikan yang terbaik. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, diharapkan para penyuluh Katolik dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan keagamaan yang berkualitas di Kota Singkawang. (Vina/skw)

