
Singkawang (Kemenag) – Seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang, mulai dari para Kepala Seksi (Kasi), Penyelenggara, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Pengawas, Penyuluh Agama hingga pegawai PNS dan PPPK mengikuti kegiatan pembinaan ASN yang berlangsung di Operation Room Kantor Kemenag Singkawang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, H. Muhlis, didampingi Kepala Subbag TU, Aliyansah, Senin (30/06/2025).
Dalam arahannya, H. Muhlis menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa sejak tahun 2023, Kementerian Agama tidak lagi melakukan perekrutan tenaga honorer. Sebaliknya, kementerian fokus mendorong peningkatan status pegawai honorer menjadi PPPK agar tidak ada lagi tenaga kerja yang tidak terdata atau tidak terakomodasi dalam sistem kepegawaian yang resmi.
“Saya ingin memastikan bahwa seluruh pegawai yang bekerja di satuan kerja, unit kerja, maupun lembaga di bawah Kemenag memiliki status yang jelas, dan saat ini proses pengangkatan menjadi PPPK masih terus berjalan. Tidak ada yang dikesampingkan,” tegasnya.
Kepala Kantor juga memberikan perhatian serius terhadap mekanisme pengajuan cuti oleh para guru. Ia mengimbau kepada Kepala Madrasah agar selektif dalam memberikan izin cuti di luar masa libur semester, kecuali dalam kondisi sangat mendesak. Ia juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan ASN meskipun sedang cuti.
“Walaupun sedang cuti, ASN harus tetap standby dan bisa dihubungi. Karena sewaktu-waktu kita bisa sangat membutuhkan informasi dari rekan-rekan,” ujarnya. Ia mengingatkan seluruh pejabat seperti Kasi, Penyelenggara, Kepala KUA, dan Kepala Madrasah agar tidak sembarangan menyetujui permohonan cuti tanpa pertimbangan matang.
Memasuki Triwulan III tahun anggaran 2025, H. Muhlis juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap capaian kinerja dan realisasi anggaran. Ia meminta para pengelola keuangan untuk melakukan pembenahan dan bersiap menghadapi evaluasi mendatang.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus tertib terhadap jadwal tugas. Biasakan mencatat agenda di buku atau HP agar tidak terjadi kelalaian,” pesannya.
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam pembinaan ini adalah pentingnya integritas dan etos kerja. Ia mengajak seluruh ASN untuk memiliki rasa malu jika pekerjaan yang dilakukan tidak sebanding dengan gaji dan tunjangan yang diterima. Menurutnya, rasa malu menjadi kontrol batin yang ampuh agar ASN bekerja lebih optimal dan bertanggung jawab.
“Tanamkan dalam hati bahwa dengan rasa malu itu kita akan bekerja maksimal. Kalau ingin bawahan disiplin, maka pimpinan juga harus menjadi teladan. Jangan hanya menuntut, tapi berikan contoh nyata,” katanya.
Muhlis juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh ASN yang tetap menjaga integritas dan menjauhkan diri dari perilaku korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana organisasi keagamaan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga bersama.
“Hilangkan niat untuk berbuat korupsi. Kita harus jaga kepercayaan umat, karena kitalah yang menjadi wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Sebagai penutup, H. Muhlis mengingatkan agar seluruh kantor KUA dan Madrasah senantiasa dijaga kebersihan dan kelayakan fisiknya, baik dari segi fungsi maupun tampilan. Ia berharap setiap unit kerja Kemenag bisa memberikan pelayanan prima dengan lingkungan kerja yang nyaman dan representatif.
Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kota Singkawang untuk memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan keteladanan. (Abi/skw)