
Singkawang (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang, H. Muhlis, secara resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Kota Singkawang Masa Bakti 2025–2028 pada Senin (20/10) di Operation Room Kantor Kemenag. Pengukuhan ini disaksikanlangsung oleh Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar, H. Rohadi, serta dihadiri para penyuluh agama Islam, pengurus Dharma Wanita Persatuan, dan perwakilan majelis taklim se-Kota Singkawang.
Dalam struktur kepengurusan, Pokja Majelis Taklim Singkawang diketuai oleh Dinna Rahmi, didampingi Wasilah Amini sebagai wakil ketua, Rahmah Masisaroh sebagai sekretaris, dan Agustinasebagai bendahara. Keempatnya merupakan penyuluh agama Islam yang selama ini aktif dalampembinaan keagamaan masyarakat. Pokja ini terbagi dalam empat bidang, yaitu kelembagaan, manajemen, sumber daya manusia, dan kurikulum masing-masing diisi oleh perwakilan majelis taklimdari setiap kecamatan.
Kasi Bimas Islam, Miftahul Khair, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pembentukan PokjaMajelis Taklim ini berlandaskan PMA Nomor 19 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim, serta keputusanDirjen Bimas Islam dan SK Kepala Kemenag Singkawang Nomor 139 Tahun 2025. “Pokja inidibentuk untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan SDM, dan mengarahkan majelis taklim agar lebih mandiri serta berkualitas,” ujarnya.
Dalam sambutannya, H. Muhlis menegaskan bahwa Pokja Majelis Taklim bukanlah pesaing bagiorganisasi keagamaan lain seperti BKMT, tetapi wadah koordinasi dan sinergi. “Pokja ini akanmerumuskan kurikulum dan arah pembinaan majelis taklim agar lebih terarah, seragam, dan sesuaikebutuhan umat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran aktif para penyuluh agama Islam yang menjadimotor penggerak pembinaan keagamaan di masyarakat.
Sementara itu, H. Rohadi dalam arahannya memberikan penguatan dan motivasi kepada para penyuluhdan pengurus Pokja agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan literasidigital. “Di era digital, penyuluh harus kreatif. Dakwah bukan hanya di mimbar, tapi juga di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Jadikan itu ladang pahala dan ruang pencerahan,” pesannya.
Ketua Pokja Majelis Taklim Kota Singkawang, Dinna Rahmi, dalam sambutannya menyampaikankomitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan. “Kami siap berkhidmatmembangun majelis taklim yang berdaya, menjadi ruang belajar yang bukan hanya menambah ilmuagama, tetapi juga menguatkan ekonomi, sosial, dan spiritual masyarakat,” ujarnya dengan semangat.
Dinna menambahkan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan majelis taklim akan menjadi kuncidalam membina masyarakat yang cerdas dan moderat. “Kami percaya, dari majelis taklim lahirgenerasi yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya.
Dengan dikukuhkannya Pokja Majelis Taklim Kota Singkawang ini, Kemenag berharap majelis taklimdapat terus berkembang menjadi pusat pemberdayaan umat yang dinamis, adaptif, dan kontributif bagipembangunan moral dan spiritual masyarakat Kota Singkawang. (Humas/skw)