
Singkawang (Kemenag) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Panitia HariBesar Islam (PHBI) Kota Singkawang menyelenggarakan Lomba Qosidah Modern, Qosidah Klasik, dan Al-Banjari yang berlangsung meriah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Dharma WanitaPersatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Hj. Masruraini.
Acara pembukaan berlangsung penuh semangat dengan penampilan grup-grup qosidah yang membawakan lagu-lagu islami bertema kecintaan kepada Rasulullah SAW. Irama musik religiusberpadu dengan lantunan syair pujian menciptakan suasana yang khusyuk sekaligus menggembirakan, menandai dimulainya rangkaian lomba yang dinantikan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Masruraini menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadapkegiatan yang menghidupkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa lombaqosidah bukan hanya ajang hiburan semata, tetapi juga sarana dakwah yang mampu menyentuh hatiumat.
“Melalui lomba qosidah ini, kita berharap tumbuh semangat untuk terus memuliakan Nabi Muhammad SAW, memperkuat kecintaan kepada beliau, dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya penuh harap.
Lebih lanjut, Hj. Masruraini menambahkan bahwa kegiatan seperti ini juga menjadi wadah untukmempererat tali silaturahmi antarwarga, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam memperingatihari-hari besar Islam.
“Selain menumbuhkan semangat religius, lomba ini juga memperkokoh ukhuwah islamiyah di Kota Singkawang. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakatluas,” imbuhnya.
Antusiasme peserta dan penonton yang memadati area acara menunjukkan bahwa seni qosidah tetapmemiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Lantunan syair yang penuh makna diharapkan mampumenginspirasi generasi muda untuk mencintai seni islami sekaligus memperdalam pemahaman merekaterhadap ajaran agama.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadimomentum penting untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan dan memperkuat karakter spiritual masyarakat Kota Singkawang. (Nenah/skw)