
“Orang yang penuh semangat, selalu sadar, murni dalam perbuatan, memiliki pengendalian diri, hidup sesuai dengan Dhamma, dan selalu waspada, maka kebahagiaannya akan bertambah.”
(Dhammapada: Appamada Vagga, Syair 24) “Kayirā ce kayirā ṭhenam. Jika mengerjakan sesuatu, kerjakanlah dengan penuh kesungguhan” (Samyutta Nikāya, Devatasamyutta, Tatanasuttavanṇanā 89).
Melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab, secara umum merupakan suatu tugas yang melekat pada setiap individu dan dilaksanakan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Dalam proses kehidupan, setiap individu akan bertemu pembelajaran bagaimana melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Sebuah pekerjaan akan melekat dan menjadi tanggung jawab setiap individu untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari. Sigalovada Sutta (Sutta Pitaka, Digha Nikaya). Salah satunya dijelaskan tentang tugas dan tanggung jawab antara majikan dengan karyawan atau pimpinan dan bawahan.
Berikut ini lima cara pimpinan memperlakukan bawahannya, yaitu:
Sebaliknya karyawan kepada majikan atau bawahan kepada pimpinan akan selalu mencintainya dengan cara :
Dalam syair Dhammapada di atas, Buddha menunjukkan dengan jelas bahwa orang yang mampu melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya dengan penuh semangat, selalu sadar, murni dalam perbuatan dan seterusnya, maka kebahagiaannya akan bertambah atau semakin maju. Menjadi orang yang penuh semangat harus memiliki kepercayaan diri yang kuat, dengan berani mengambil tindakan nyata atas sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya.
Selain itu, perlu juga sikap tidak mencampuri segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab orang lain. Fokus dalam menyelesaikan semua tanggung jawab diri sendiri, namun, tetap berempati, dengan meluangkan waktu untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan. Inilah wujud melakukan tugas dan tanggung jawab dalam hidup yang baik dan benar.
Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta. Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.
Penulis : Tjia Kong Min, S.E., S.Ag (Kepala Seksi Urusan Agama Buddha)