
Singkawang (Kemenag) – Pasca libur Hari Raya Idulfitri 1446 H, Program Bimbingan Rohani Rumah Sakit (BIRO RASA) yang digagas oleh Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang kembali aktif menyapa pasien di RSU Sa’adah, Kamis (17/04). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian spiritual bagi pasien yang tengah menjalani ujian kesehatan.
Program inovatif ini mulai beroperasi di RSU Sa’adah sejak awal Februari 2025 dan rutin dilaksanakan setiap hari Kamis pukul 10.00 WIB. Pada sesi kali ini, giliran kelompok 3 Penyuluh Agama Islam yang bertugas, terdiri dari H. Jahri, Misnan, dan Dinna Rahmi.
Dengan penuh empati dan kehangatan, para penyuluh mendatangi pasien-pasien yang dirawat di lantai 2 RSU Sa’adah. H. Jahri dan Misnan membagi tugas untuk melakukan bimbingan rohani, sementara Dinna Rahmi turut memberikan pendampingan di lokasi yang sama. Dalam sesi ini, sebanyak sebelas pasien mendapat kunjungan langsung dari para penyuluh.
Bimbingan rohani yang diberikan tak sekadar bacaan doa, tetapi juga mencakup motivasi spiritual, penguatan mental, serta panduan ibadah bagi pasien yang ingin tetap menjalankan kewajiban agama di tengah kondisi fisik yang terbatas. Doa-doa dilantunkan dengan harapan agar pasien diberikan kesembuhan yang sempurna, ketabahan dalam menjalani proses pengobatan, serta ampunan dari Allah SWT atas segala dosa.
“Program ini bukan hanya tentang menyapa pasien, tapi menghadirkan harapan, menumbuhkan semangat, dan menguatkan keyakinan bahwa setiap sakit adalah cara Allah menyucikan dan mendekatkan hamba-Nya,” ungkap H. Jahri usai memberikan bimbingan.
Kegiatan BIRO RASA menjadi salah satu program unggulan Kemenag Singkawang dalam memperluas layanan keagamaan ke ranah kesehatan. Melalui pendekatan rohani yang humanis, diharapkan pasien merasa lebih tenang, termotivasi untuk sembuh, dan tetap terhubung dengan nilai-nilai keimanan di tengah proses penyembuhan.
Program ini juga disambut hangat oleh pihak rumah sakit dan keluarga pasien, karena dinilai mampu memberikan nuansa positif serta memperkuat dimensi spiritual dalam pelayanan kesehatan. Kemenag Singkawang berharap program ini dapat terus berjalan konsisten dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat. (Dinna/skw)