
Singkawang – Prosesi peletakan batu pertama renovasi Resort GKE Agape Singkawang berlangsung khidmat pada Sabtu, 7 September 2024. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk I Putu Yayan Charles yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, serta Lurah Pasiran yang hadir atas nama Pemerintah Kota Singkawang. Selain itu, tampak pula Ketua Resort GKE Singkawang, para pendeta, vikaris, majelis jemaat (penatua), panitia pembangunan, tamu undangan, dan beberapa jemaat.
Porta Tarigan, Ketua Panitia Pembangunan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa renovasi ini sangat diperlukan karena kapasitas gereja yang sudah tidak memadai. Selama ini, gereja hanya mampu menampung sekitar 200 hingga 250 jemaat dalam satu kali ibadah. Dengan adanya renovasi, diharapkan kapasitas meningkat menjadi 400 hingga 450 jemaat. Selain itu, Porta juga menekankan pentingnya aspek estetika mengingat lokasi gereja yang strategis di jalur protokol Kota Singkawang.
Renovasi ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap dengan anggaran yang tersedia, meski Porta menambahkan bahwa masih diperlukan dukungan dana tambahan untuk menyelesaikan pembangunan secara maksimal.
Dalam sambutannya, I Putu Yayan Charles menyampaikan apresiasi atas semangat jemaat GKE Agape dalam membangun dan merenovasi rumah ibadah. Ia menyatakan bahwa Kementerian Agama akan mendukung sepenuhnya agar pembangunan dapat berjalan lancar. Charles juga menyampaikan pesan penting dari Kepala Kantor Kemenag tentang peran gereja dalam menjaga kebersamaan dan keberagaman di tengah masyarakat.
“Gereja harus mampu bermoderasi, membangun kebersamaan meski ada perbedaan. Selain itu, gereja juga harus memperhatikan upaya mewujudkan gereja ramah, seperti gereja ramah anak, ramah gender, dan ramah disabilitas, agar dapat memberikan peran maksimal di tengah masyarakat,” ujar Charles.
Simbolis peletakan batu pertama dilakukan dengan menyatukan berbagai unsur—batu, semen, pasir, dan air—sebagai lambang kebersamaan yang diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi keberhasilan pembangunan gereja ini.
Acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh harapan agar renovasi dapat meningkatkan daya tampung dan kualitas pelayanan gereja terhadap jemaat serta masyarakat sekitar. (Putu/skw)