
Singkawang (Kemenag) – Dalam upaya terus menghadirkan siraman rohani kepada masyarakat luas, Penyuluh Agama Kristen Kota Singkawang, Erni Supiani, tampil membawakan ceramah rohanimelalui siaran langsung di Radio Mustika Singkawang, dengan mengangkat tema penuh kekuatan danharapan: “Hidup Tetap Mengandalkan Tuhan”.
Mengambil dasar dari nas Alkitab Filipi 4:13, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku,” Erni Supiani mengajak para pendengar untuk tidak mudah menyerahmenghadapi berbagai persoalan hidup. Ia menekankan bahwa kekuatan sejati tidak bersumber dari dirisendiri, melainkan dari Tuhan yang menjadi sumber pertolongan dan pengharapan sejati.
“Masalah hidup adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan manusia baik itu dalam keluarga, pekerjaan, maupun kehidupan pribadi. Namun di tengah segala keterbatasan, kita harus tetap bersandarkepada Tuhan,” ujar Erni dengan suara penuh keteduhan.
Dalam ceramahnya, Erni mengajak umat Kristen untuk terus tinggal dalam Firman Tuhan danmemperkuat hubungan dengan-Nya melalui doa dan iman. Ia menyampaikan bahwa denganmengandalkan Tuhan, setiap persoalan yang tampak berat pun akan terasa lebih ringan karena adakekuatan ilahi yang menopang.
“Ketika kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, bukan berarti masalah langsung hilang. Tapi kitaakan mendapatkan damai sejahtera dan kekuatan untuk menanggungnya,” lanjutnya.
Erni juga mengajak para pendengar melalui pesan rohani tersebut. untuk terus membangun kedekatandengan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam kesulitan, tetapi juga dalam segalakeadaan.
Melalui siaran ini, Radio Mustika kembali menunjukkan perannya sebagai media yang tak hanyamenghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi spiritual bagi masyarakat. Kehadiran penyuluh agama dalam ruang publik seperti radio menjadi bagian dari pelayanan yang menyentuh hati banyak orang.
Dengan penuh harapan, Erni menutup siarannya dengan doa agar setiap pendengar diberi kekuatan olehTuhan dalam menjalani hidup yang penuh tantangan, dan senantiasa merasakan damai sejahtera yang sejati. (Erni/skw)