
Singkawang (Kemenag) – Suasana penuh kehangatan dan harapan kembali terasa di RS Sa’adah saatTim Rohaniawan dari Biro Rasa melakukan kunjungan rutin ke para pasien, Kamis (28/08). Kunjunganyang merupakan bagian dari program pembinaan rohani ini menyasar pasien di lantai 2 dan 3, denganjumlah total 18 orang pasien yang mendapatkan pelayanan spiritual secara langsung.
Dengan penuh empati dan ketulusan, para rohaniawan memberikan bimbingan rohani, motivasi, dandoa kesembuhan kepada para pasien. Kalimat-kalimat yang menyejukkan, serta nasihat-nasihat penuhmakna disampaikan untuk menumbuhkan semangat dan optimisme dalam proses penyembuhan.
“Kesembuhan itu tidak hanya datang dari obat dan tindakan medis, tetapi juga dari hati yang lapangdan jiwa yang kuat. Kami hadir untuk menyemangati mereka agar tetap percaya bahwa Allah tidakpernah meninggalkan hamba-Nya,” ujar Herlin salah satu anggota tim.
Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin sebagai bentuk sinergi antara aspek medis dan spiritual dalamproses perawatan pasien. Banyak pasien yang tampak tersentuh, bahkan beberapa menitikkan air mataharu atas perhatian yang diberikan oleh tim rohaniawan.
Usai kunjungan, para petugas rohani diterima secara langsung oleh Direktur RS Sa’adah di ruangkerjanya. Dalam perbincangan hangat tersebut, dibahas perkembangan kerja sama antara Rumah Sakitdan Kementerian Agama, khususnya dalam bidang pembinaan rohani pasien.
Direktur RS Sa’adah menyampaikan apresiasinya atas peran aktif tim rohaniawan yang dinilaimembawa dampak positif bagi kondisi psikis pasien. “Kami melihat adanya semangat baru yang tumbuh pada pasien setelah mendapatkan bimbingan rohani. Ini menjadi bukti bahwa pendekatanspiritual sangat penting dalam proses kesembuhan,” unkapnya.
Pertemuan tersebut juga membahas potensi penguatan kerja sama ke depan, termasuk peningkatanfrekuensi kunjungan, pelatihan rohaniwan rumah sakit, hingga penyediaan ruang khusus pembinaanspiritual di lingkungan RS Sa’adah.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya menyentuh tubuh, tetapi jugamenyapa jiwa. Dengan semangat kolaboratif, RS Sa’adah dan Kementerian Agama melalui Tim Biro Rasa terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang utuh dan menyeluruh bagi masyarakat.(Herlin/skw)