
Singkawang (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkawang Selatan menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi tujuh pasangan calon pengantin. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini bertujuan untuk membekali para calon pengantin dengan pengetahuan seputar makna perkawinan, kesehatan reproduksi, serta persiapan mental dalam membangun keluarga yang harmonis, Rabu (06/11/2024).
Dalam Bimwin kali ini, penyuluh agama KUA Singkawang Selatan menyampaikan materi terkait prinsip dasar dan tujuan perkawinan. Wasilah Amini, salah satu penyuluh, mengawali dengan menjelaskan arti dan tujuan perkawinan, menggarisbawahi pentingnya ikatan suci ini sebagai pondasi awal dalam membangun kehidupan berkeluarga. Dilanjutkan dengan materi dari Marsudi, para calon pengantin diajak memahami landasan yang diperlukan untuk membentuk keluarga sakinah, serta langkah-langkah merencanakan perkawinan yang kokoh guna mewujudkan keluarga yang sejahtera, penuh kasih sayang, dan harmonis.
Tak hanya dari sisi spiritual dan mental, bimbingan ini juga mengupas aspek kesehatan yang sangat relevan bagi calon pengantin. KUA Singkawang Selatan bekerja sama dengan tenaga medis dari Puskesmas Singkawang Selatan 1, menghadirkan pemateri profesional seperti Yuliani Ahmad, Bidan Terampil, dan Hetty Nur’izzati, Bidan Penyelia yang juga mahasiswa profesi kebidanan Poltekkes Pontianak. Keduanya membawakan materi tentang kesehatan reproduksi dan seksual, yang penting bagi pasangan muda dalam mempersiapkan kehidupan pernikahan yang sehat.
Dalam sesinya, Yuliani dan Hetty membahas bagaimana menjaga kesehatan reproduksi dan pentingnya pemahaman tentang kesehatan seksual, yang kerap menjadi faktor pendukung dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Dengan materi yang disampaikan, calon pengantin diharapkan memiliki kesadaran yang lebih baik tentang kesehatan pribadi dan dampaknya pada keharmonisan rumah tangga.
Sebagai penutup, kegiatan bimbingan perkawinan ini diakhiri dengan ikrar perkawinan yang dibacakan bersama-sama oleh para calon pengantin. Momen ini menjadi simbol kesiapan mereka untuk memulai perjalanan membangun keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah.
Kegiatan bimbingan ini menjadi bagian dari upaya KUA Singkawang Selatan untuk tidak hanya mendampingi calon pengantin dalam urusan administrasi, tetapi juga memperkuat fondasi pengetahuan dan kesehatan yang menjadi kunci dalam membangun keluarga bahagia. (Wasilah/skw)