
Singkawang (Kemenag) – Dalam upaya mendukung percepatan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi Quik Win Presiden RI, UPT Puskesmas Singkawang Barat II bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang menggelar kegiatan skrining kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNP).
Bertempat di ruang Sekretariat Zona Integritas Kantor Kemenag, kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (21/05) ini disambut antusias oleh puluhan pegawai. Terlihat para ASN dan PPNP, termasuk Kepala Kantor Kemenag, H. Muhlis, serta Ketua DWP Kemenag, Hj. Masruraini, dengan semangat mengikuti rangkaian pemeriksaan secara bergiliran.
Skrining yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, analisis lemak tubuh, tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah. Seluruh rangkaian ini bertujuan untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yang sering kali tidak menunjukkan gejala namun berdampak besar pada produktivitas kerja jika tidak ditangani sejak dini.
Kegiatan ini melibatkan tim kesehatan dari UPT Puskesmas Singkawang Barat II yang dikoordinatori oleh Hesti Rahayu. Turut serta dalam pelaksanaan pemeriksaan, perawat Muhammad Rizky dan Detika Fitri, dokter gigi Nurisa, petugas laboratorium Istianah, serta tiga mahasiswa magang.
“Meski PTM kerap tanpa gejala, dampaknya bisa sangat serius terhadap kesehatan dan produktivitas kerja. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kepala Kantor Kemenag Singkawang dan seluruh stafnya yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Harapannya, semua OPD dapat turut serta dalam gerakan deteksi dini ini,” ujar Hesti Rahayu.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag, H. Muhlis, juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada tim kesehatan atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami mendukung penuh program GERMAS demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan terbebas dari PTM. Semoga kegiatan ini menjadi awal yang baik bagi kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kesehatan pegawai, kegiatan ini menjadi contoh nyata implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Harapannya, kegiatan serupa dapat terus digalakkan secara berkelanjutan demi meningkatkan derajat kesehatan ASN dan masyarakat secara luas. (MD/skw)