
Singkawang (Kemenag) – Kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Forum Majelis TaklimSingkawang Utara bersama para Penyuluh Agama Islam dari KUA Singkawang Utara. Kali ini, merekamemberikan bantuan langsung kepada keluarga Ibu Fitri dan Bapak Erdi, korban musibah kebakaranyang terjadi di Kelurahan Naram, Kecamatan Singkawang Utara, Senin (28/07/2025).
Dipimpin oleh Ketua Forum, Dinna Rahmi, rombongan menyerahkan sejumlah bantuan yang terdiridari uang tunai, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah seperti seragam dan sepatu, serta paketsembako untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini diberikan secara langsung kepada keluarga korbandi lokasi pengungsian sementara dengan penuh kehangatan dan empati.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami dalam membina umat, sekaligus memberikantali asih kepada saudara kita yang sedang mengalami ujian berat. Kami berharap apa yang kami berikandapat sedikit meringankan beban dan membantu dalam proses membangun kembali kehidupanmereka,” ujar Dinna Rahmi dengan mata berkaca-kaca.
Kebakaran yang melanda rumah keluarga Ibu Fitri dan Bapak Erdi beberapa waktu lalu telahmenghanguskan hampir seluruh harta benda mereka. Kehadiran Forum Majelis Taklim dan para penyuluh agama Islam membawa harapan baru, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga kekuatanmoral dan spiritual bagi korban untuk bangkit kembali.
Penyuluh Agama Islam KUA Singkawang Utara yang turut serta dalam aksi kemanusiaan inimenambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari dakwah bil hal dakwah melaluitindakan nyata. “Menolong yang membutuhkan adalah wujud implementasi nilai-nilai Islam. Kami ingin menunjukkan bahwa umat Islam harus hadir dan bermanfaat bagi sesama,” kata salah satupenyuluh.
Aksi solidaritas ini tidak hanya menjadi penghibur bagi keluarga korban, namun juga menjadi contohinspiratif bagi masyarakat luas tentang pentingnya kepedulian sosial dan gotong royong dalammenghadapi musibah. Dengan semangat kebersamaan, diyakini bahwa beban seberat apa pun akanterasa lebih ringan. Semoga bantuan dan doa yang diberikan dapat menjadi awal dari kebangkitan danharapan baru bagi keluarga yang tertimpa musibah. (Dinna/skw)