
Singkawang (Kemenag) – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai ruang perawatan Kelas 1B Lantai 2 RSUD Abdul Azis Singkawang, saat program Bimbingan Rohani Rumah Sakit (BIRO RASA)kembali digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang. Program inovatif yang menjadi unggulan Kemenag ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental danspiritual para pasien dan keluarganya, Rabu (30/07/2025).
Dalam pelaksanaannya, BIRO RASA kali ini diisi oleh Kelompok 1 Penyuluh Lintas Agama yang beranggotakan sembilan orang dari berbagai latar belakang agama. Mereka hadir membawa pesandamai, penguatan batin, dan doa yang tulus bagi setiap pasien, tanpa memandang suku dan keyakinan.
Salah satu penyuluh yang terlibat, Dinna Rahmi, menyampaikan pentingnya kekuatan mental danspiritual dalam menghadapi ujian sakit. “Kesembuhan bukan hanya soal obat dan tindakan medis, tapijuga soal ketenangan jiwa dan keyakinan hati. Kami hadir untuk menguatkan mereka agar tetap tegardan tidak kehilangan harapan,” ungkap Dinna dengan penuh empati.
Program BIRO RASA ini telah menjadi oase rohani bagi banyak pasien dan keluarga yang sedangberjuang di tengah keterbatasan fisik. Melalui pendekatan lintas agama yang harmonis, kegiatan inijuga mencerminkan semangat moderasi beragama yang menjadi spirit Kemenag dalam melayanimasyarakat.
Para pasien pun tampak antusias dan terharu atas kehadiran para penyuluh. Suasana ruangan yang semula penuh kecemasan perlahan berubah menjadi lebih hangat dan penuh semangat. Doa bersama, sapaan lembut, serta nasihat penuh makna menjadi penyemangat baru bagi mereka yang sedang dalammasa pemulihan.
Selain itu Ia juga menyampaikan bahwa BIRO RASA bukan hanya sekadar program rutinitas, tapisebuah gerakan kasih lintas iman yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. “Kami inginmemastikan bahwa setiap warga yang sedang sakit merasakan kehadiran negara, agama, dan sesamadalam bentuk yang paling manusiawi,” tegasnya.
Dengan sentuhan spiritual dan pendekatan kemanusiaan yang tulus, BIRO RASA membuktikan bahwaharapan, semangat, dan cinta kasih adalah bagian penting dari proses penyembuhan. Sebuah langkahkecil dengan dampak besar itulah BIRO RASA. (Dinna/skw)