
Singkawang (Kemenag) – Sebanyak 64 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 resmi mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Kegiatan ini berlangsung di Operation Room Kemenag Singkawang dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, H. Muhlis, didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, Aliyansah.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan semangat menjadi agen perubahan.
Dalam arahannya, H. Muhlis menekankan bahwa bekerja sebagai ASN bukan hanya soal rutinitas atau sekadar memenuhi kewajiban. “Kita harus mencintai pekerjaan ini. Ketika kita mencintai pekerjaan, kita akan merasa tenang dan menikmati setiap tugas. Soal besar kecilnya gaji bukanlah hal utama, melainkan bagaimana kita membangun karakter kerja yang penuh syukur dan tanggung jawab,” ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para PPPK agar tidak terlena setelah menerima SK pengangkatan. “Jangan terburu-buru menyekolahkan SK ke bank kecuali memang sangat mendesak. Saya berharap, setidaknya di tahun pertama, para PPPK bisa menikmati gaji secara utuh dan bijak dalam pengelolaan keuangan,” pesannya bijak.
Tak hanya itu, Kepala Kantor juga mengajak seluruh PPPK untuk menjadi pribadi yang membawa nilai tambah. “Jangan hanya hadir sebagai ASN, tetapi hadir sebagai contoh teladan. Disiplin waktu, profesional dalam bekerja, dan inovatif dalam memberikan pelayanan adalah ciri ASN masa kini. Jangan meniru yang keliru dari para senior, contohlah yang benar, jangan tiru yang salah,” tegasnya.
Menutup arahannya, H. Muhlis kembali mengingatkan pentingnya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing berdasarkan SK yang diterima. Ia mendorong para PPPK untuk terus mengikuti perkembangan regulasi kepegawaian sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada negara.
Sebelum kegiatan ditutup, Kasubbag TU, Aliyansah, turut memberikan penguatan. Ia menekankan pentingnya memahami prosedur kerja sesuai jabatan. “Setiap pegawai harus tahu bagaimana cara menjalankan tugasnya dan capaian target yang ingin diraih. Pahami mekanismenya agar hasil kerja tidak hanya tepat, tapi juga berkualitas,” katanya.
Aliyansah juga berpesan agar para PPPK senantiasa menjaga pikiran dan perasaan yang positif dalam bekerja. “Percayalah pada rekan kerja, jangan mudah suudzon. Kita adalah pelayan masyarakat, baik di bidang kerukunan dan bimbingan umat, pendidikan agama dan keagamaan, hingga pelayanan haji dan umrah. Untuk pegawai administrasi dan keuangan, kalian adalah pelayan bagi pegawai lainnya agar mereka pun bisa maksimal melayani masyarakat,” tutupnya dengan penuh makna.
Pembinaan ini menjadi langkah awal yang inspiratif untuk membentuk PPPK Kemenag Singkawang yang berdedikasi, berdaya saing, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (MD/skw)