
Singkawang (Kemenag) – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai Islami sekaligus membentuk generasiberakhlak mulia, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkawang Barat menggelar kegiatanBimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bertema “Remaja Qereen Kekuatan Bangsa” di SMAN 2 Singkawang, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan perwakilan siswa-siswi dari berbagai kelas dan jurusan. Denganantusias, para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara yang dikemas secara interaktif oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Singkawang Barat.
Program BRUS ini lahir dari komunikasi aktif antara pihak sekolah dengan penyuluh agama, yang kemudian diwujudkan menjadi program pembinaan karakter bagi remaja sekolah. Tujuannya sederhananamun bermakna besar membentuk generasi muda yang bukan hanya cerdas secara akademis, tetapijuga kuat dalam iman, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pegangan hidup.
Kepala KUA Singkawang Barat, Agus Salim, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakanbentuk nyata kepedulian KUA terhadap generasi muda. “Remaja adalah aset bangsa. Mereka harusdibekali dengan ilmu pengetahuan sekaligus nilai-nilai spiritual agar mampu menjadi penerus yang tangguh, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para penyuluh menyampaikan materi yang menginspirasi seputarpentingnya menjaga akhlak, pergaulan sehat, serta semangat meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalamkehidupan sehari-hari. Suasana menjadi semakin semarak ketika sesi tanya jawab dan pembagian door prize di akhir acara, yang menambah semangat para peserta.
Melalui kegiatan ini, KUA dan pihak sekolah berharap terjalin sinergi yang kuat dalam membentuklingkungan pendidikan yang seimbang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi jugapembinaan spiritual dan moral.
Dengan semangat “Remaja Qereen Kekuatan Bangsa”, para siswa diharapkan menjadi generasi Quraniyang berdaya saing tinggi, berkarakter kuat, dan siap menjadi garda depan kemajuan bangsa denganakhlak mulia sebagai fondasinya. (Hanisah/skw)