
Singkawang (Kemenag) – Pelaksanaan hari pertama Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MIS Muhammadiyah 1 dan MIS Nurussibyan berlangsung lancar di bawah pemantauan langsung dari Pengawas Madrasah dan staf Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Rabu (30/10/2024).
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung program evaluasi pendidikan yang berstandar nasional. Hj. Idawati mengungkapkan bahwa monitoring seperti ini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas proses asesmen dan memaksimalkan manfaat yang bisa diperoleh siswa. “Kami harap pelaksanaan ANBK di sini berjalan lancar hingga akhir. Dengan asesmen ini, kami bisa lebih memahami area yang perlu ditingkatkan di madrasah kami,” ungkap Hj. Idawati.
ANBK ini diikuti oleh siswa kelas 5 dari kedua madrasah dengan jumlah peserta masing-masing 30 orang serta 5 siswa tambahan sebagai cadangan, terpilih melalui metode random sampling atau pemilihan sampel acak, sehingga tidak semua siswa kelas 5 dapat mengikuti asesmen ini. ANBK merupakan asesmen penting yang dirancang untuk mengukur kemampuan siswa secara komprehensif, mencakup pemahaman mendalam atas materi pelajaran, keterampilan analitis, dan kemampuan berpikir kritis. Melalui asesmen ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kemampuan siswa dalam bidang literasi, numerasi, dan karakter.
Di MIS Muhammadiyah 1, monitoring pelaksanaan ANBK dilakukan oleh Hj. Idawati, Pengawas Madrasah, yang didampingi oleh staf Seksi Pendis, Hj. Kasmini. Kehadiran mereka dalam kegiatan ini menjadi dukungan moral yang penting, serta memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan sesuai standar dan tanpa kendala teknis yang berarti.
Sementara itu, di MIS Nurussibyan, pengawasan dilakukan oleh H. Ehwan, Pengawas Madrasah yang memastikan setiap siswa menjalani asesmen dengan lancar. Pendampingan ini juga merupakan bagian dari upaya Seksi Pendis Kemenag Singkawang untuk menjaga kualitas penyelenggaraan ANBK di seluruh madrasah dalam wilayahnya.
Para peserta terlihat fokus dan antusias mengikuti asesmen. Dengan pantauan ketat dari pihak pengawas dan staf Seksi Pendis, pihak madrasah berharap agar kegiatan ini dapat menjadi tolok ukur peningkatan mutu pendidikan yang lebih efektif di masa mendatang. (Ida/skw)