
Singkawang (Kemenag) – Seleksi Kompetensi Bidang Tambahan (SKBT) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Tahun Anggaran 2024 digelar secara online di mulai pada Sabtu (21/12/2024). Peserta dari satuan kerja Kanwil Kemenag Kalbar, termasuk titik lokasi Kantor Kemenag Singkawang, mengikuti ujian daring ini melalui Zoom Meeting, sementara tim penguji dan panitia terpusat di MAN 1 Pontianak.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Singkawang, Aliyansah selaku panitia di titik lokasi Singkawang, menyampaikan bahwa pelaksanaan SKBT berlangsung lancar hingga hari kedua. “Proses ini berjalan sesuai rencana. SKBT berbasis daring ini tidak hanya menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan seleksi dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Peserta yang mengikuti SKBT merupakan individu yang telah lolos tahapan administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), serta ujian Seleksi Kompetensi Bidang berbasis CAT. Di tahap ini, mereka diuji melalui wawancara dan praktik kerja untuk menggali kompetensi bidang yang relevan dengan formasi yang dilamar.
Proses seleksi ini diawasi secara ketat, baik dari sisi teknis maupun substansi, untuk menjaga integritas pelaksanaan. Penguji yang berasal dari lingkungan Kementerian Agama berinteraksi langsung dengan peserta secara virtual, mendalami kemampuan mereka dalam bidang keilmuan yang sesuai.
“Melalui SKBT ini, kami berharap dapat menjaring CPNS yang tidak hanya unggul secara teknis tetapi juga memiliki integritas dan profesionalisme, sesuai visi Kementerian Agama,” tambah Aliyansah.
Dengan pelaksanaan yang rapi dan profesional, SKBT ini menjadi bukti adaptasi Kementerian Agama terhadap kemajuan teknologi, sekaligus komitmen dalam menciptakan birokrasi yang berdaya saing. Aliyansah menegaskan bahwa CPNS yang terpilih nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari pelayanan publik yang berkualitas, mendukung misi Kementerian Agama untuk melayani masyarakat secara maksimal.
Seleksi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa setiap pegawai yang diterima di Kementerian Agama memiliki kualifikasi terbaik, sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat. (MD/skw)