
Singkawang (Kemenag) – Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) di SMAN 3 Singkawang berlangsung penuh antusias pada Rabu, (19/03). Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan penyuluh dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Singkawang untuk memberikan pembinaan kepada para siswa dalam membangun karakter berakhlak mulia.
Materi pertama disampaikan oleh Herlin, Penyuluh KUA Singkawang Tengah, dengan tema Pelajar Berakhlak. Dalam pemaparannya, Herlin menekankan pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari saat menyampaikan materinya.
“Dalam kehidupan sehari-hari, akhlak yang baik harus diterapkan dalam setiap aspek, baik dalam hubungan dengan Allah dan Rasul-Nya, dengan orang tua, guru, teman sebaya, maupun terhadap lingkungan sekitar,” ujar Herlin.
Ia berharap materi yang disampaikan dapat memperkaya wawasan para siswa serta menjadi inspirasi bagi mereka untuk selalu berperilaku baik dalam berbagai aspek kehidupan. “Semoga dengan pemahaman ini, para pelajar semakin termotivasi untuk menanamkan dan mengamalkan akhlak yang mulia,” tambahnya.
Materi kedua dibawakan oleh Hanisah, Penyuluh KUA Singkawang Barat, yang mengangkat tema Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Dalam sesi ini, Hanisah membahas fenomena kenakalan remaja yang semakin marak terjadi di tengah masyarakat.
“Saat ini, kita melihat banyak kasus kenakalan remaja yang berdampak negatif bagi masa depan mereka. Tawuran, balap liar, hingga pernikahan dini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” jelas Hanisah.
Ia mengajak para siswa untuk lebih memahami konsekuensi dari perilaku menyimpang tersebut serta mendorong mereka untuk memilih jalan hidup yang lebih positif dan bermanfaat.
Koordinator Pesantren Kilat SMAN 3 Singkawang, Musyawirna, mengapresiasi kehadiran para penyuluh yang telah memberikan wawasan berharga bagi para siswa. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya dalam kehidupan dunia tetapi juga di akhirat. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin. Harapan kami, kegiatan serupa bisa terus berlanjut, meskipun tidak selalu dalam bentuk pesantren kilat,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMAN 3 Singkawang semakin memahami pentingnya memiliki akhlak yang baik serta mampu menghindari perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka. Pesantren kilat ini menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal nilai-nilai keagamaan yang kokoh. (Herlin/skw)