
Singkawang (Kemenag) – Sebuah penyuluhan keagamaan Kristen yang penuh inspirasi digelar di Aula Panti Asuhan Abigael, Singkawang, Jumat (07/03). Kegiatan ini diisi oleh Liu Siang Ha, selaku Penyuluh Kristen yang memberikan pembinaan bagi 46 remaja panti asuhan. Acara berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga selesai dengan suasana yang penuh antusiasme dan interaksi positif.
Dalam penyuluhan tersebut, Liu mengangkat kisah inspiratif dari Alkitab tentang Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang hidup sebagai buangan di tanah Babel. Mereka menolak makanan yang tidak tahir dan memilih makanan yang sesuai dengan iman mereka, yakni sayuran dan makanan yang layak. Keteguhan mereka dalam mempertahankan prinsip membuahkan hasil: mereka menjadi lebih sehat dan lebih cerdas dibandingkan orang-orang Babel. Kisah ini menjadi pengingat bagi remaja Kristen untuk tetap berpegang teguh pada iman dan memilih gaya hidup yang sehat.
Lebih lanjut, Liu mengajak peserta untuk merenungkan 1 Korintus 6:19: Tubuh kita adalah Bait Roh Kudus. Ayat ini menjadi dasar untuk mengajak remaja Kristen menjaga tubuh mereka dari ancaman narkoba. Ia menekankan bahwa lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap keputusan seseorang, termasuk dalam penyalahgunaan narkoba. “Berbagai cara dilakukan untuk menjerumuskan kita. Oleh karena itu, kita harus waspada dan tidak mudah tergoda,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Liu memberikan tiga langkah utama bagi remaja Kristen agar terhindar dari bahaya narkoba:
Penyuluhan ini berjalan lancar dan mendapat respon positif dari para peserta. Mereka merasa semakin termotivasi untuk hidup sehat dan menjaga iman mereka dalam setiap aspek kehidupan. Beberapa peserta bahkan menyampaikan rasa terima kasih atas pembinaan ini karena memberikan wawasan baru yang berharga.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para remaja Kristen semakin kuat dalam iman, berani berkata tidak pada narkoba, dan mampu menjadi pribadi yang berintegritas di tengah tantangan zaman. (ChiangHa/skw)