
Singkawang (Kemenag) – Dengan membaca basmallah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, H. Muhlis, secara resmi melepas peserta Kiswah (Inisiasi Siswa Berdakwah) MAN Kota Singkawang ke-15 ke lokasi tujuan, Kamis (13/03). Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter serta penguatan keterampilan berdakwah bagi siswa MAN Kota Singkawang.
Dalam sambutannya, H. Muhlis menegaskan bahwa Kiswah adalah pengalaman berharga yang akan memperkaya wawasan dan keterampilan peserta. Ia bahkan mengenang masa mudanya saat masih menjadi siswa madrasah aliyah dan mengikuti kegiatan serupa. “Pengalaman ini akan membentuk mental dan jiwa kepemimpinan kalian. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengamalkan ilmu dengan sebaik-baiknya,” pesannya penuh semangat.
Sebagai bentuk dukungan, H. Muhlis memberikan bantuan sebesar Rp500.000 kepada peserta serta berpesan agar mereka senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjunjung tinggi adab kepada orang tua, anak-anak, serta masyarakat sekitar.
Kepala MAN Kota Singkawang, Irwandi, dalam sambutannya menekankan bahwa Kiswah bukan sekadar ajang praktik dakwah, tetapi juga menjadi media syiar bagi MAN Kota Singkawang. “Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki keterampilan berdakwah dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Irwandi.
Sementara itu, Ketua Panitia Kiswah, H. Edi Huasiri, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung mulai 13 hingga 19 Maret 2025. “Kiswah bertujuan membentuk jiwa dakwah siswa melalui praktik langsung di masyarakat,” katanya. Lokasi utama kegiatan kali ini adalah Setapuk Besar dan Setapuk Parit, Singkawang Utara, serta SDN 91. Para peserta akan mengisi berbagai aktivitas, seperti pesantren kilat, pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta menjadi imam shalat dan pengisi kultum di masjid-masjid setempat.
Para peserta yang telah melalui seleksi ketat ini diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di madrasah dan menjadi teladan bagi masyarakat. Kiswah ke-15 ini bukan hanya sekadar kegiatan dakwah, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang akan membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa. (Nico/skw)